Table of Contents
Prinsip Pengoperasian Pemancar Aliran
Pemancar aliran adalah perangkat penting yang digunakan di berbagai industri untuk mengukur laju aliran cairan atau gas dalam suatu sistem. Perangkat ini memainkan peran penting dalam memastikan efisiensi dan keakuratan proses yang mengandalkan pengukuran laju aliran secara tepat. Memahami cara kerja pemancar aliran adalah kunci untuk memaksimalkan efektivitasnya dan memastikan pengoperasian yang andal.
Salah satu jenis pemancar aliran yang umum adalah pemancar aliran tekanan diferensial. Pemancar jenis ini bekerja dengan mengukur penurunan tekanan pada penyempitan jalur aliran, seperti pelat lubang atau tabung venturi. Penurunan tekanan berbanding lurus dengan laju aliran, memungkinkan pemancar menghitung laju aliran berdasarkan perbedaan tekanan yang diukur.

Jenis pemancar aliran lainnya adalah pengukur aliran elektromagnetik, yang beroperasi berdasarkan prinsip hukum induksi elektromagnetik Faraday. Pada pemancar jenis ini, medan magnet diterapkan pada fluida, dan elektroda mengukur tegangan yang dihasilkan saat fluida mengalir melalui medan magnet. Tegangan berbanding lurus dengan laju aliran, memungkinkan pemancar mengukur laju aliran cairan konduktif secara akurat.
Pemancar aliran ultrasonik adalah pilihan populer lainnya untuk mengukur laju aliran dengan cara non-invasif. Pemancar ini menggunakan gelombang ultrasonik untuk mengukur kecepatan fluida yang melewati pipa. Dengan mengukur waktu yang dibutuhkan gelombang ultrasonik untuk merambat ke hulu dan hilir, pemancar dapat menghitung laju aliran fluida dengan akurasi tinggi.
Pemancar aliran termal beroperasi berdasarkan prinsip pengukuran perpindahan panas antara sensor yang dipanaskan dan sensor yang dipanaskan. cairan yang mengalir. Saat fluida mengalir melewati sensor, ia membawa panas, menyebabkan perbedaan suhu yang dapat diukur dan digunakan untuk menghitung laju aliran. Pemancar jenis ini biasa digunakan untuk mengukur laju aliran gas.
Setiap jenis pemancar aliran memiliki kelebihan dan keterbatasan, bergantung pada kebutuhan aplikasi spesifik. Penting untuk memilih jenis pemancar aliran yang tepat berdasarkan faktor-faktor seperti jenis fluida yang diukur, kisaran laju aliran, dan persyaratan keakuratan proses.
Kesimpulannya, pemancar aliran adalah instrumen penting untuk mengukur laju aliran dalam berbagai proses industri. Dengan memahami prinsip pengoperasian berbagai jenis pemancar aliran, pengguna dapat membuat keputusan yang tepat ketika memilih pemancar yang tepat untuk aplikasi spesifik mereka. Baik menggunakan pemancar tekanan diferensial, pengukur aliran elektromagnetik, pemancar aliran ultrasonik, atau pemancar aliran termal, sangat penting untuk memastikan pemasangan, kalibrasi, dan pemeliharaan yang tepat untuk mencapai pengukuran laju aliran yang akurat dan andal.
Kelebihan dan Keterbatasan Berbagai Teknologi Pemancar Aliran
Pemancar aliran adalah perangkat penting yang digunakan di berbagai industri untuk mengukur laju aliran cairan atau gas dalam suatu sistem. Mereka memainkan peran penting dalam memastikan efisiensi dan keakuratan proses dengan menyediakan data real-time mengenai aliran fluida. Ada beberapa teknologi berbeda yang digunakan dalam pemancar aliran, masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasannya sendiri.

Salah satu jenis pemancar aliran yang umum adalah pemancar aliran tekanan diferensial. Teknologi ini bekerja dengan mengukur penurunan tekanan pada suatu batasan pada jalur aliran, seperti pelat lubang atau tabung venturi. Penurunan tekanan berbanding lurus dengan laju aliran, memungkinkan pemancar menghitung laju aliran berdasarkan perbedaan tekanan. Salah satu keuntungan utama pemancar aliran tekanan diferensial adalah kesederhanaan dan keandalannya. Mereka relatif mudah dipasang dan dipelihara, menjadikannya pilihan hemat biaya untuk banyak aplikasi. Namun, mereka sensitif terhadap perubahan suhu dan tekanan, yang dapat mempengaruhi keakuratannya.
Teknologi populer lainnya yang digunakan dalam pemancar aliran adalah pengukur aliran elektromagnetik. Pemancar jenis ini bekerja dengan mengukur tegangan yang dihasilkan ketika cairan konduktif mengalir melalui medan magnet. Tegangan berbanding lurus dengan laju aliran, memungkinkan pemancar menghitung laju aliran berdasarkan sinyal tegangan. Pengukur aliran elektromagnetik sangat akurat dan dapat mengukur laju aliran cairan bersih dan kotor. Bahan ini juga tidak terpengaruh oleh perubahan suhu, tekanan, atau viskositas, menjadikannya pilihan serbaguna untuk berbagai aplikasi. Namun, pengukur aliran elektromagnetik bisa lebih mahal dibandingkan jenis pemancar aliran lainnya dan mungkin memerlukan kalibrasi rutin untuk menjaga keakuratannya.
| Model | Pengukur pH/ORP-510 pH/ORP |
| Rentang | 0-14 pH; -2000 – +2000mV |
| Akurasi | á0.1pH; 12mV |
| Suhu. Komp. | Kompensasi suhu manual/otomatis; Tidak Ada Komp. |
| Operasi. Suhu | Biasanya 0~60℃; Suhu tinggi 0~100℃ |
| Sensor | sensor pH ganda/tiga kali lipat; Sensor ORP |
| Tampilan | Layar LCD |
| Komunikasi | Keluaran 4-20mA/RS485 |
| Keluaran | Kontrol relai ganda batas tinggi/rendah |
| Kekuatan | AC 220V ±10 persen 50/60Hz atau AC 110V 110 persen 50/60Hz atau DC24V/0,5A |
| Lingkungan Kerja | Suhu sekitar:0~50℃ |
| Kelembaban relatif≤85 persen | |
| Dimensi | 48×96×100mm(T×W×L) |
| Ukuran Lubang | 45×92mm(T×W) |
| Mode Instalasi | Tertanam |
| Model | DO-810/1800 Pengukur Oksigen Terlarut |
| Rentang | 0-20,00mg/L |
| Akurasi | 10,5 persen FS |
| Suhu. Komp. | 0-60℃ |
| Operasi. Suhu | 0~60℃ |
| Sensor | Sensor Oksigen Terlarut |
| Tampilan | Operasi kode segmen/Layar LCD 128*64 (DO-1800) |
| Komunikasi | Opsional RS485 |
| Keluaran | Keluaran 4-20mA dan nbsp; Kontrol relai ganda batas tinggi/rendah |
| Kekuatan | AC 220V
110 persen 50/60Hz atau AC 110V |
| Lingkungan Kerja | Suhu sekitar:0~50℃ |
| Kelembaban relatif≤85 persen | |
| Dimensi | 96×96×100mm(T×W×L) |
| Ukuran Lubang | 92×92mm(T×W) |
| Mode Instalasi | Tertanam |
Pengukur aliran ultrasonik adalah teknologi lain yang biasa digunakan dalam pemancar aliran. Pemancar ini bekerja dengan mengukur waktu yang diperlukan pulsa ultrasonik untuk bergerak antara dua titik di jalur aliran. Perbedaan waktu berbanding lurus dengan laju aliran, memungkinkan pemancar menghitung laju aliran berdasarkan perbedaan waktu. Pengukur aliran ultrasonik tidak mengganggu dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk aplikasi dengan cairan korosif atau abrasif. Mereka juga sangat akurat dan dapat mengukur laju aliran cairan bersih dan kotor. Namun, pengukur aliran ultrasonik sensitif terhadap perubahan suhu dan tekanan, yang dapat memengaruhi keakuratannya.
Kesimpulannya, pemancar aliran adalah perangkat penting yang digunakan di berbagai industri untuk mengukur laju aliran cairan atau gas dalam suatu sistem. Ada beberapa teknologi berbeda yang digunakan dalam pemancar aliran, masing-masing memiliki kelebihan dan keterbatasannya sendiri. Pilihan teknologi akan bergantung pada persyaratan spesifik aplikasi, termasuk faktor-faktor seperti akurasi, keandalan, biaya, dan kondisi lingkungan. Pemancar aliran tekanan diferensial sederhana dan andal namun sensitif terhadap perubahan suhu dan tekanan. Pengukur aliran elektromagnetik sangat akurat dan serbaguna tetapi bisa lebih mahal dan memerlukan kalibrasi rutin. Pengukur aliran ultrasonik tidak mengganggu dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi tetapi sensitif terhadap perubahan suhu dan tekanan. Secara keseluruhan, setiap teknologi memiliki kekuatan dan kelemahannya masing-masing, dan penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini secara cermat ketika memilih pemancar aliran untuk aplikasi tertentu.

